Sabtu, 13 Februari 2010

Profil Kabupaten Penajam Paser Utara

Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, secara geografis terletak antara 00o48 29 - 01o36 37 LS dan antara 116o19 30 - 116o56 35 BT, berbatasan dengan Kabupaten Kutai Negara di utara, Kota Balikpapan dan Selat Makasar di timur, Kabupaten Pasir dan Selat Makasar di selatan, dan Kabupaten Pasir dan Kaupaten Kutai Barat di barat. Luas wilayah daerah ini 3.333,06 Km2.

Secara administratif, daerah ini terbagi menjadi empat kecamatan sembilan Desa. Benuo Taka yang artinya daerah kita atau kampung halaman kita adalah kata semboyan daerah Kabupaten Penajam Paser Utara yang bermakna bahwa Kabupaten Penajam Paser Utara terdiri dari berbagai suku, ras, agama dan budaya namun tetap merupakan satu kesatuan ikatan kekeluargaan.

Kabupaten ini memiliki keunggulan karena letak geografisnya. Posisinya dalam jalur perlintasan yang menghubungkan Kaltim dengan Kalsel dan Kalteng. Kegiatan perhubungan darat dan air meningkat oleh ramainya mobilitas manusia dan barang dengan lapangan usaha utama penduduknya adalah perdagangan. Perdagangan ini diperkuat oleh kegiatan pertanian dan diuntungkan karena menjadi daerah transit dengan keberadaan pelabuhan penyeberangan di Penajam.

Di sektor pertanian, daerah ini dikenal sebagai salah satu lumbung beras di Kalimantan Timur, serta penghasil sayur-sayuran dan buah-buahan karena tanah disini subur dan cocok untuk tanaman pangan karena berada pada jalur Pegunungan Meratus. Pada sektor perkebunan, juga memberi andil dalam penyediaan lapangan kerja bagi penduduk. Setidaknya, lima perusahaan swasta bergerak dalam penanaman kelapa sawit. Di luar lahan yang dikelola perusahaan swasta, juga ada perkebunan rakyat dan kebun baru yang akan dibuka menggunakan pola kemitraan rakyat dengan investor. Untuk kegiatan industri di daerah ini, beberapa perusahaan besar beroperasi di sini, antara lain perusahaan kehutanan, seperti pabrik kayu lapis dan pabrik bahan baku kertas.

Dari struktur perekonomian, rantai ekonomi di kabupaten ini terpetakan pada dua pola. Pertama, hasil bumi yang tidak memerlukan pengolahan langsung menjadi komoditas perdagangan. Kedua, hasil-hasil pertanian, seperti kelapa sawit dan kayu, yang harus melewati proses pengolahan di pabrik baru dilepas ke pasaran. Daerah ini juga memiliki berbagai sarana dan prasarana penunjang diantaranya jalan darat, serta dukungan sarana pembangkit tenaga listrik, air brsih, gas dan jaringan telekomunikasi.


Sumber Data:
Kalimantan Timur Dalam Angka 2007
(01-8-2007)
BPS Provinsi Kalimantan Timur
Jl. Kemakmuran No. 4. Samarinda 75117
Telp (0541) 743372
Fax (0541) 201121


Sumber :
http://regionalinvestment.com/sipid/id/displayprofil.php?ia=6409

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar